Refleksi Teori belajar sosio kultural


Nama               : Megah Sri Retno Apriliana
Nim                 : 150341608081
Offering          : B
Tokoh yang mendasari
·         Piaget: belajar ditentukan adanya karsa individu, pengeetahuan berasal dari individu. Perkembangan kognitif merupakan proses genetik  diikuti oleh adaptasi biologis.
Alasan mendasar: lebih mencerminkan individualisme.
·         Vygotsky: fungsi mental juga berasal dari kehidupan sosial . Perkembngan kognitif ditentukan oleh individu dan lingkungan yag aktif. Berikut ini terdapat 3 konsep penting teori vygotsky diantaranya:
1.      Hukum genetik
a.       Kemampuan sesorang akan tumbuh melalui interpsikologis dan
b.      intra mental
2.      Zona proksmal
a.       Tingkat perkembangan aktual
b.      Tingkat perkembangan potensial.
3.      Mediasi
a.       Kognitif dan
b.      metakognitif.
Aplikasi teori sosio kultural dalam pembelajaran.
1.      Pendidikan informal
Pendidikan utama dari keluarga, perkembangan anak berebeda.di pengaruhi oleh keeluarga dan keharmonisan keluarga. Cntoh: orang tua selalu mengawasi dan membantu anak dalam proses belajar.
2.      Pendidikan Non formal
Berbasis budaya, meembeerikan pengetahuann, ketermpilan dan perilaku. Contoh: membatik dan menari
3.      Pendidikan Formal
·         Cannot solve problem
·         Solve problem
Kelebihan teori belajar sosio kultural
1.      Anak memperoleh kesempatan yang luas untuk mengembangkan zona proksimalnya
2.      Pembelajaran harus dikaitkan dengan tingkat perkembangan potensialnya
3.      Pembelajaran lebih diarahkan
4.      Anak diberi kesempatan yang luas untuk mengembangkan pengetahuanntya.
5.      Proses belajar dan pembelajaran tidak bersifat transfersal tapi lebih merupakan kokonstruksi  
Kelemahan Teori Belajar Perilaku
·         Terletak pada perilaku yang tampak.
·         Proses belajar kurang tampak , seperti pembentukan konsep.  
·         Pemecahan masalah sukar dilihat secara langsung, bukan sukar diamati. Hal ini karena Diamati bisa diukur misalnya melalui tes., sedangkan dilihat dengan mata

Pengaruh sosio kultural
a.       Interpsikologikal, yaitu
b.      Intarpsikologikal
Pengaruh kultural, terdapat 4 tahap yang saling berhubungan dalam interaksi anak dengan lingkungannya.
a.       Perkembangan ontogenik , yaitu perkemabangan manusia  dari lahir sampai meninggal.
b.      Perkembangan mikrogenic, yaitu  perubahan pada waktu yang relatif singkat.
c.       Perkembangan phylogenic, yaitu perubahan yang berskala evolusi.
d.      Perkembangan sochiohistorical, yaitu mengacu pada perubahan yang teerjadi pada budaya.  

Keempat tahapan diatas ini sama-sam mempelahjari individu dan perkembangannya yang beda.

Komentar