Resum Revolusi Sosio Kultura


Nama                    : Megah Sri Retno Apriliana
Nim                        : 150341608081
Offering               : B
Terdapat 2 tokoh penting yang mendasari teori sosio kultura yaitu 
1.       Piaget
Piaget merupakan salah satu tokoh yang mempelopori teori kognitif  yang kemudian berkembanglah aliran kontruktivistik yang menekankan pada proses belajar. Perkembangan kognitif merupakan salah satu proses yang di dasarkan pada perkembangan individu. Aliran behavioristik yang digunakan dalam pembelajaran tidak mampu berkembang sehingga anak-anak tidak mampu berpikir kreatif , mengambil keputusa, memecahkan masalah  dan kurang mampu mengelola diri dengan baik. teori belajar piaget lebih menuju ke arah konflik sosiokognitif , hal ini karena lebih mencerminkan  ideologi individualisme.
2.       Vygotsky
Vygotsky merupakan salah satu tokoh yang mampu mengakomadasi teori reevolusi sosio kultural, ia memiliki pandangan bahwa dalam memahami pikiran seseorang haruslah mengerti latar sosial budaya dan sejarahya, jadi dapat diartikan bahwa dalam memahami pikiran setiap orang haruslah ditelusuri interaksi sosialnya yang di latar belakangi oleh sejarah hidupnya. Hal ini juga berlaku dalam pengetahuan dan perkmbangan kognitif sesorang yang berasal dari sumber-sumber sosial di luar dirinya. Sebenarnya teori beelajar vygotsky lebih ke arah  pendekatan konstruktivisme . jadi dalam perkembangan kognitif setiap individu harus membangun pengetahuannya secara aktif dengan caranya sendiri dan juga dengan lingkungan sosial yang aktif juga.
Vigotsky memiliki 3 konsep penting tentang perkembangan kognitif seseorang yang sesuai dengan revolusi sosio kultural, diantaranya:
a.       Hukum Genetik tentang Perkembangan (genetic law of development)
Dalam konsep ini vigotsky berpendapat bahwa kemampuan atau cara berpikir setiap individu akan tumbuh  dan berkembang melalui tataran sosial dilingkungan sosial dan tataran psikologis dari dalam setiap individu.
b.      Zona Perkembangan Proksimal (zone of proximal development)
Dalam konsep ini vygotsky berpendapat bahwa perkembangan kemampuan setiap individiu berbeda yang dibedakan menjadi tingkat perkembangan aktual dan tingkat perkembangan potensial.  Pada perkembangan proksimal ini sebagai dasar perkembangan teori belajar dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas  kemampuan dan mengoptimalkan perkembangan  setiap orang.
c.       Mediasi
Dalam konsep ini vygotsky menekankan pada proses sosial  dan psikologis yang digunakan sebagai tanda atau lambang mediator yang mrupakan hasil dari lingkungan sosio-kultura. Menurut supraktik (2002), Dalam zona ini terdapat 2 tipe mediasi yaitu mediasi metakognitif dan mediasi kognitif. Mediasi metakognitif  lebih menekankan   pada regulasi diri, meliputi self-planning, self-monitoring, self-checking, dan self-evaluating. Sdangkan mediasi kognitif lebih menekankan dalam memecahkan suatu masalah yang berkaitan dengan konsep spontan dan konsep ilmiah.
Aplikasi teori belajar revolusi sosiokultural dalam pembelajaran
a.       Pada setiap pembelajaran guru harus memusatkan perhatiannya pada siswa



Komentar