Nama :
Megah sri retno apriliana
Nim :
150341608081
Offering :
B
Belajar
merupakan proses usaha sadar yang dilakukan oleh individu untuk suatu perubahan
dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak memiliki sikap menjadi bersikap benar,
dari tidak terampil menjadi terampil melakukan sesuatu. Teori behavioristik
mempelajari tentang perubahan sikap atau tingkah laku seseorang atau siswa.
Pada teori ini di fokuskan untuk mengkaji perilaku seseorang dan karena pada
teoribehavioristik ini memandang tentang perubahan respon terhadap perubahan stimulus yang diamati secara kuantitatif .
Dalam teori ini perubahan perilaku telah
terjadi melalui rangsangan (stimulans) yang menimbulkan hubungan
perilaku reaktif (respon) berdasarkan hukum-hukum mekanistik. Kemudian teori
behavioristik ini terus berkembang, dan dikembangkan oleh beberapa tokoh-tokoh diantaranya sebagi berikut:
a. Pavlov
Teori
ini yang mendorong banyak tokoh-tokoh untuk mengembangkan teentang teori
behavioristik, dimana pada teori pavlov ini beliau melakukan sebuah pecobaan
yang melibatkan makanan, anjing, dan bel, sehingga teori ini lebih dikenal
sebagai bunyi bel. Pavlov dikenal dengan karyanya tentang pengkondisian klasik
atau substitusi stimulus (Smith, 2009:74). Jadi dapat di simpulkan bahwa
pelopor mengenai teori behaviristik pertama kali dicetuskan oleh pavlov melalui
percobaanya, yang kemudian dari teori ini semakin dikembangkan lagi.
b. Edward
Edward Lee Thorndike
Pada
teori ini lebih dikenal dengan teori koneksionisme, karena pada teori ini menginformasikan tentang terbentuknya sebuah
stimulus dengan respon. Teori ini menginformasikan bahwa stimulus dan respon.
Dalam hal ini Stimulus dan respon selalu berkesinambungan, dimana ada stimulus
maka akan menghasilkan sebuah respon. Stimulus dan respon di anggap sebagai
hukum latihan dan hukum kesiapan. Maksudnya dengan latihan atau persiapan yang
cukup dalam belajar maka kesiapan itu akan muncul dengan sendirinya. Semakin
sering stimulus dan respon di latih maka akan memiliki stimulus dan respon
teersebut akan kuat, namun jika stimulus dan respon jarang dilatih maka
stimulus dan respon tersebut akan lemah.
c. Watson,
Dalam
teori ini lebih dikenal seebagai teori pengkendalian atau pengkondisian.
Menurut teori pengkondisian ini sangat mempengaruhi tingkat perilaku seseorang.
Hal ini karena pada teori ini menganggap bahwa manusia ketika dilahirkan ke
dunia tidak dalam keeadaan kosong tetapi manusia ketika telah dilahirkan telah
berbekal refleks, reaksi emosional, cinta dan kemarahan.
d. B.F.
Skinner
B.F.
Skinner semakin mengembangkan teori
behaviorisme tentang teori operant conditioning. Di mana dalam teori ini
perilaku seseorang di atur oleh kebijaksanaan yang kuat dalam lingkungan yang
relatif besar. Operant conditioning merupakan sebuah proses perilaku operant (penguatan positif atau
negatif) yang dapat mengakibatkan perilaku tersebut dapat berulang kembali atau
menghilang sesuai dengan keinginan. Menurut Wena (2009) mekanisme pengkondisian
operant behavioryaitu (1) penguatan atau imbalan positif; respons yang diberi
imbalan kemungkinan akan diulangi. (2) penguatan negatif; respons yang membuat
lari dari rasa sakit atau situasi yang tidak diharapkan kemunkinan akan
diulangi. (3) penghentian atau tidak ada penguatan; respons yang tidak
diperkuat kemungkinan tidak akan diualangi. (4) hukuman; respon yang membawa
rasa sakit atau konsekuensi yang tidak diharapkan akan ditekan.
Penerapan Teori
Behavioristik Dalam Pembelajaran
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menerapkan
teori behavioristik adalah ciri-ciri kuat yang mendasarinya yaitu:
a.
Mementingkan pengaruh lingkungan
b.
Mengutamakan kepentimgan kelompok
c.
Mementingkan peranan reaksi
d. Hasil belajar yang di capai merupakan sebuah
mekanisme pencapaian belajar melalui prosedur, stimulus dan respon
e.
Mementingkan peranan kemampuan yang sudah terbentuk sebelumnya
f.Mementingkan
pembentukan kebiasaan melalui latihan dan pengulangan
g.
Hasil belajar yang dicapai merupakan
bagian yang muncul
adalah
munculnya perilaku yang diinginkan.dari
sebuah perilaku
Komentar
Posting Komentar