REFLEKSI TEORI BELAJAR SIBERNETIK

Nama               : MEGAH SRI RETNO APRILIANA
Nim                 : 150341608081
Offering          : B

·         Sibernetik berasal dar kata serapan “Cybernetic” yang memungkinkan umpan balik
·         Teori sibernetik yaitu belajar adalah pengolahan informasi.
·         Menurut Robeert Gagne  pembeelajaran terjadi karena prosees penerimaan informasi dan keeemudian diolah. Teori pemrosesan informasi diantaranya yaitu sensory receeptor, working memory, dan long term memory.
·         Berikut ini adalah teori sibernetik menurut beberapa tokoh:
a.       Landa
Membagi teori sibernetik meenjad 2 yaitu Berpikir argoritmik dan berpikir heuristik. Berpikir argoritmik yaitu sistematis, tahap demi tahap, menuju ke suatu tujuan. Sedangkan heuristik yaitu berpikir devergen , menuju kee beberapa target.
b.      Pask dan  Scott
Juga membagi teori sibernetik menjadi 2 yaitu serialis dan Wholis. Serialis  memiliki kesamaan dengan algoritmik  yaitu menuju ke suatu tujuan. Sedangkan Wholis secara menyeluruh , dan berpikirnya dari umum ke khusus.
·         Aplikasi teori sibernetik
a.       Kondisi internal
b.      Kemampuan awal peserta didik
c.       Motivasi
d.      Peerhatian persepsi
e.       Ingatan
f.       Lupa
g.      Retensi
h.      Transfer
·         Aplikasi teori siberneteik dalam pembelajaran
a.       Menentuan tujuan pembelajaran.
b.      Menentukan materi pembelajaran
c.       Mengkaji sisteem informais yang terkandung dalam materi pembelajaran.
d.      Menentukan pendekatan belajar sesuai dengan sistem.
·         Kelebihan teori belajar sibernetik
a.       Penyajian pengetahuan meelalui aspek ekonomis
b.      Adanya transfer belajar
c.       Tujuan pembelajaran terarah
·         Kekurangan teori belajar sibernetik

Menentukan pada sistem informasi yang dipelajari dan kurang memperhatikan prosees belajar. 

Komentar