NAMA : MEGAH SRI RETNO APRILIANA
NIM : 150341608081
OFF : B
Pendekatan
CTL merupakan Konsep belajar yang membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia
nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan mendorong
siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya
dalam kehidupan mereka sebagai anggota masyarakat, keluarga, kelompok dan
organisasi, bahkan pertemuan diantara sesama anak sehari-hari. Tujuan CTL yaitu
sebagai berikut
a. Membantu
para siswa dengan cara yang tepat untuk mengaitkan makna pada
pelajaran-pelajaran akademik mereka. Ketika para siswa menemukan makna di dalam
pelajaran mereka, mereka akan belajar dan ingat apa yang mereka pelajari.
b. CTL membuat siswa mampu menghubungkan isi dari
subjek-subjek akademik dengan konteks kehidupan keseharian mereka untuk
menemukan makna. Hal itu memperluas konteks pribadi mereka.
c. Memberikan
pengalaman-pengalaman baru yang merangsang otak membuat hubungan-hubungan baru,
dan menemukan makna baru.
Ciri-ciri
pembelajaran CTL diantaranya seebagai
berikut:
a. proses
belajar mengajar berlangsung secara alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja
dan mengalami, bukan sekedar transfer pengetahuan dari guru ke siswa.
b. Pembelajran
yang dapat memaksimalkan peran siswa dalam
proses belajar mengajar.
c. Pembelajaran
akan lebih bermakna bagi siswa sebab mereka menjadi pelaku utama pembelajaran
dengan mencari sendiri sumber belajar, informasi serta menganalisis
informasiinformasi tersebut dengan mengikutsertakan pengetahuan atau materi
yang telah mereka miliki sebelumnya.
d. siswa
dapat menemukan hubungan yang bermakna antara ide-ide yang bersifat abstrak
seperti materi dengan situasi dunia nyata serta membangun interaksi antar siswa
melalui belajar berkelompok
Elemen
CTL diantaranya sebagai bereikut:
a. Pengaktifan
pengetahuan yang sudah ada (activating knowledge).
b. Pemerolehan
pengetahuan baru (acquiring knowledge) dengan cara mempelajari secara
keseluruhan dulu, kemudian memperhatikan detailnya.
c. Pemahaman
pengetahuan (understanding knowledge), yaitu dengan cara menyusun konsep
sementara (hipotesis), melakukan sharing dengan orang lain agar mendapat
tanggapan (validasi) dan atas dasar tanggapan itu, konsep tersebut direvisi dan
dikembangkan.
d. Mempraktekkan
pengetahuan dan pengalaman tersebut (applying knowledge).
e. Melakukan
refleksi (reflecting knowledge) terhadap strategi pengembangan pengetahuan
tersebut.
CTL
memiliki tujuh komponen(pilar),sebagai berikut:
1.Konstruktivisme(Construktivism)
Merupakan landasan berfikir (filosofi)
pendekatan CTL, yaitu bahwa pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta,
konsep atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Siswa perlu dibiasakan
untuk memecahkan masalah, menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya dan
bergelut menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya dan bergelut dengan
ide-ide. Dengan dasar itu pembelajaran harus dikemas menjadi proses
“mengkonstruksi” bukan “menerima” pengetahuan. Dalam proses pembelajaran siswa
membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif. Tugas guru
adalah menfasilitasi proses pembelajaran melalui;
1.Menjadikan
pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa,
a. Memberi
kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri menerapkan idenya
sendiri
b. Menyadarkan
siswa agar menerapkan strategimereka sendiri dalam belajar.
2. Menemukan(Inquiry) , yaitu bagian
utama dari kegiatan pembelajaran, karena pengetahuan dan keterampilan yang
diperoleh siswa diharapkan bukan hasil dari mengingat fakta-fakta tetapi dari
hasil menemukan sendiri.
3. Bertanya(Questioning), yaitu kegiatan
guru mendorong , membimbing dan menilai kemampuan berpikir siswa, serta siswa
pun memerlukannya sebagai ajang mencari informasi sebanyak-banyaknya
4.Masyarakat Belajar(LearningCommunity),
yaitu menyarankan agar hasil
pembelajaran diperoleh dari kerjasama dengan orang lain. Hasil belajar
diperoleh dari saling berbagi, saling tolong menolong dan berdiskusi antar
teman, antar kelompok dan antara siswa yang tahu dengan yang belum tahu.
Pembelajaran dapat berlangsung apabila ada komunikasi dua arah
5. Pemodelan(Modeling), yaitu dalam
pembelajaran ada model yang bisa ditiru. Model tersebut bisa berupa cara
mengoperasikan sesuatu, contoh karya tulis, dll yang dapat dilakukan oleh guru
untuk kemudian dicoba oleh siswa sendiri
6. Refleksi(Reflection), yaitu cara
berpikir tentang apa yang baru dipelajari atau berpikir ke belakang tentang
apa-apa yang sudah dilakukan di masa yang lalu dan juga sebagai respon terhadap kejadian, aktivitas atau
pengetahuan yang baru diterima.
7. Penilaian yang sebenarnya(AuthenticAssessment),
yaitu respon terhadap kejadian, aktivitas atau pengetahuan yang baru diterima.
The Casino at the Wynn - Mapyro
BalasHapusHotel Details. The Wynn Las Vegas is a hotel 계룡 출장샵 on the Las 제주도 출장마사지 Vegas 익산 출장샵 Strip that caters to 고양 출장마사지 tourists visiting the world. The 전주 출장샵 hotel's 2,034 guestrooms are suites